Sumbawanews.com,- Kepala Komando Pasukan Khusus Jerman, Andreas Kuhne, mengungkapkan bahwa pasukan elit negara itu kini sedang dilatih untuk menjalankan operasi jangka panjang dalam menghadapi kemungkinan konfrontasi dengan Rusia. Sebelumnya, misi pasukan khusus Jerman biasanya berlangsung sekitar tiga hari, setelah itu personel kembali ke pangkalan. Kini, persiapan dilakukan dengan asumsi bahwa operasi awal konflik tidak akan memiliki batas waktu penyelesaian yang jelas. Komando Pasukan Khusus Jerman memiliki sekitar 1.500 personel, namun hanya sepertiga di antaranya merupakan prajurit operasional, sementara sisanya bertugas di bidang administratif. Kuhne menegaskan bahwa persiapan ini dilakukan secara terarah sebagai respons terhadap ancaman keamanan yang berkembang.















