Home Berita Internasional Serangan di Gereja Yordania Tewaskan Delapan Orang, Pemerintah Nyatakan Berkabung Nasional

Serangan di Gereja Yordania Tewaskan Delapan Orang, Pemerintah Nyatakan Berkabung Nasional

Sumbawanews.com,- Pemerintah Yordania menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari menyusul serangan bersenjata di Gereja Ortodoks Yunani di Desa Hamoud, Provinsi Al-Karak, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Serangan itu terjadi saat upacara pemakaman berlangsung, menewaskan delapan orang dan melukai 27 lainnya, satu di antaranya dalam kondisi kritis. Seorang korban yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Militer Prince Ali meninggal dunia, sehingga total korban tewas bertambah dari tujuh menjadi delapan. Dua pria bersenjata turun dari mobil dan melepaskan tembakan secara membabi buta, menurut keterangan Kementerian Dalam Negeri Yordania yang menyebut insiden ini sebagai serangan teroris oleh kelompok ekstremis.

Perdana Menteri Jafar Hassan memerintahkan bendera dikibarkan setengah tiang di seluruh instansi pemerintah sebagai bentuk duka cita dan solidaritas nasional. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan mendoakan kesembuhan para korban luka. Menteri Komunikasi Mohammad Momani menegaskan bahwa umat Kristen merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas nasional Yordania, dengan akar sejarah yang kuat. Ia juga menyatakan bahwa serangan itu terkait dengan “ideologi takfiri ekstremis” yang mengafirkan orang lain. Raja Abdullah II mengunjungi korban luka di Rumah Sakit Pemerintah Karak pada malam harinya dan menegaskan bahwa para pelaku akan dihukum seberat-beratnya. Penyidik masih terus menyelidiki kemungkinan keterkaitan pelaku dengan organisasi tertentu, dan hasilnya akan diumumkan setelah proses selesai.

Previous articleKerja Keras Satgas TMMD ke-130 Berbuah Nyata, Air Bersih Segera Mengalir ke Rumah Warga Yamboi
Next articlePenyelundupan 1,16 Ton Ketamin dari Malaysia Gagalkan Ancaman bagi Generasi Muda