Home Berita Nasional Andini, Lulusan Ilmu Gizi Berjuang Tembus Dunia Kerja

Andini, Lulusan Ilmu Gizi Berjuang Tembus Dunia Kerja

Sumbawanews.com,- Tiga tahun setelah lulus dari program ilmu gizi, Andini, 22, masih berjuang mencari kesempatan kerja yang sesuai dengan keahliannya. Di job fair Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10/2026), ia berharap bisa bergabung di puskesmas atau rumah sakit—tempat yang pernah ia kenal saat praktik kuliah—namun lowongan untuk ahli gizi terbilang sangat terbatas. Ia mengatakan, peluang di sektor kesehatan lebih sering dikuasai oleh profesi lain seperti perawat, bidan, hingga dokter spesialis gizi klinik, sehingga lulusan gizi murni sering kali terpinggirkan. Selain itu, banyak lowongan yang meminta pengalaman kerja bertahun-tahun meski menargetkan fresh graduate, serta memasukkan syarat tidak relevan seperti “berpenampilan menarik,” yang menurutnya mengabaikan kompetensi dan hak kesetaraan kerja.

Andini menilai, kriteria seperti penampilan fisik seharusnya tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk bekerja, terlebih jika ia mampu menjalankan tugas. Ia mencontohkan praktik di luar negeri, di mana orang tua atau penyandang disabilitas tetap diberi kesempatan kerja selama mampu berkontribusi. Baginya, yang penting bukanlah how you look, tapi how you work.

Kini, setelah tiga tahun menempuh pendidikan dan berulang kali mengikuti job fair, Andini hanya menunggu satu pintu terbuka—bukan untuk sekadar bekerja, tapi untuk membuktikan bahwa ilmu gizi punya tempat di dunia kerja.

Previous articleTanpa Libur Personel Satgas TMMD Ke-130 Terus Bekerja : Progres Jembatan Kampung Yamboi Capai 45 Persen
Next articleProgres Capai 65 Persen : Pipanisasi TMMD Ke-130 Hadirkan Harapan Air Bersih Kampung Yamboi