Nunukan – Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau Pos Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Krayan Lembudud dan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (23/10/2026).
Wapang TNI meninjau langsung kondisi pengamanan perbatasan dan infrastruktur pendukung untuk mengidentifikasi berbagai tantangan serta kebutuhan pembangunan di wilayah terdepan Indonesia.
Di hadapan awak media, Wapang TNI menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan BNPPDT dalam menjalankan tugas di kawasan perbatasan. “Tanggung jawab saya sebagai kepala badan BNPPDT dan juga sebagai wakil panglima TNI, memang setelah saya turun ke lapangan sangatlah perlu kebersamaan dalam menjalankan tugas antara TNI dengan badan perbatasan dan daerah terpencil ini,” jelasnya.
Selain kawasan perbatasan, Wapang TNI meninjau Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI di Nunukan untuk melihat kondisi fasilitas dan sarana pendukung latihan. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan fasilitas dalam mendukung pembinaan kemampuan prajurit dan kesiapan TNI menghadapi tantangan tugas di wilayah perbatasan.
Rangkaian peninjauan tersebut menegaskan pentingnya keterpaduan pengamanan wilayah, kesiapan prajurit, dan pembangunan infrastruktur. Melalui sinergi TNI dan BNPPDT, diharapkan pengawasan perbatasan semakin optimal, akses transportasi membaik, serta mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat meningkat.














