Sumbawanews.com,- Reno Morris Munz, bek berusia 20 tahun kelahiran Jakarta pada 2 Oktober 2005, kini menjadi calon naturalisasi terdepan untuk Timnas Indonesia setelah memperkuat Timnas Jerman U-20 dan bermain di kasta tertinggi Liga Belgia bersama KVC Westerlo. Pemain yang tingginya 188 cm dan kaki dominan kirinya ini sedang memproses kewarganegaraan Indonesia berdasarkan tempat lahirnya, meski tidak memiliki darah Indonesia dari orang tua. Kabar ini pertama kali diungkap oleh staf khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, yang menyebut Munz sebagai pemain muda dengan sekitar 9.000 pengikut di Instagram dan telah menjalani proses naturalisasi. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sebelumnya juga mengakui sedang membidik dua pemain asal Jerman, salah satunya diduga kuat adalah Munz.
Munz menimba ilmu sepak bola di akademi FC Köln U-17 sebelum bergabung dengan Bayer Leverkusen U-19 dari 2022 hingga 2024. Performanya yang konsisten membawanya ke Greuther Furth pada 2024, di mana ia menjadi pilar utama lini belakang di Liga 2 Jerman musim 2025-2026, mencatatkan 28 penampilan dan satu assist. Kontribusinya sangat krusial saat Greuther Furth lolos dari degradasi setelah menang agregat 2-1 atas Rot-Weiss Essen di babak playoff. Pada musim 2026-2027, ia pindah ke KVC Westerlo di Liga Belgia, dan hingga kini telah tampil sekali bersama klub tersebut.
Di level internasional, Munz pernah membela Timnas Jerman U-20, dengan penampilan terakhirnya pada 31 Maret 2026 saat timnya menang 2-0 atas Polandia U-20. Ia juga dikenal karena memasang bendera Indonesia di akun Instagram pribadinya, @renommuenz, sebuah sinyal kuat akan niatnya membela Garuda. Jika proses naturalisasi selesai, Munz akan menjadi pemain pertama dalam sejarah Timnas Indonesia yang dinaturalisasi berdasarkan tempat lahir, bukan garis keturunan. Kehadirannya diprediksi akan memperkuat lini belakang Timnas Indonesia yang selama ini kekurangan bek bertubuh tinggi dan berpengalaman di liga Eropa.















