Sumbawanews.com,- Egy Maulana Vikri mengajak seluruh suporter Timnas Indonesia menyaksikan film dokumenter “The Longest Wait” yang tayang serentak pada 28 Oktober 2026. Film ini mengungkap sisi-sisi tak terlihat dari perjalanan Skuad Garuda dalam merebut tiket Piala Dunia 2026, dari tekanan di ruang ganti hingga perjuangan emosional para pemain sebelum, selama, dan setelah laga. Meski gagal lolos ke putaran final, perjalanan Timnas hingga babak keempat kualifikasi menjadi bagian penting sejarah sepak bola nasional. Egy menegaskan, film ini menjawab rasa penasaran publik tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik 90 menit pertandingan.
Executive Producer “The Longest Wait”, Sakti Parantea, menekankan bahwa rilis film yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda bukan kebetulan. Ia mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk datang ke bioskop bukan sekadar menonton, tapi merayakan semangat kebangsaan dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. “Ini hari yang spesial, film yang spesial,” ujar Sakti. Ia berharap, melalui kisah pengorbanan, kepemimpinan, dan kebersamaan para pemain, penonton bisa membawa pulang rasa bangga meski dalam kondisi penuh tantangan.
Film ini menghadirkan rekaman autentik perjuangan Timnas Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan fokus pada dinamika tim, beban psikologis, dan momen-momen intim yang tak pernah terekam di siaran langsung. Tidak ada skor, gol, atau hasil pertandingan yang diubah—hanya kejujuran perjalanan yang diangkat. Dengan durasi penuh emosi dan visual yang menghanyutkan, “The Longest Wait” hadir sebagai penghormatan atas keteguhan hati para pemain yang tak pernah menyerah, meski impian Piala Dunia belum terwujud.















