Sumbawanews.com,- Persik Kediri tiba di Jakarta dengan kepercayaan diri tinggi menjelang laga tandang melawan Persija Jakarta pada Senin, 26 Oktober 2026, di Jakarta International Stadium, setelah meraih kemenangan 2-1 atas PSS Sleman pada pekan keenam Liga Super 2026-2027 di Stadion Brawijaya, Kediri, Kamis (22/10/2026). Kemenangan itu menjadi penguat moral bagi tim berjuluk Macan Putih yang tengah berusaha mempertahankan momentum positif di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Pelatih Marcos Reina menekankan pentingnya kekompakan tim sebagai fondasi utama performa. Ia mengatakan, setiap pemain menjaga komunikasi personal di dalam maupun luar lapangan, sehingga ikatan batin antaranggota tim semakin kuat. “Semua elemen tim selalu menjaga kekompakan. Mereka menjalin komunikasi personal secara akrab,” ujar Reina, dilansir dari laman resmi PT LIB. Pendekatan humanis menjadi ciri khas gaya kepemimpinannya—ia memperlakukan pemain sebagai manusia yang memiliki emosi, semangat, dan kelelahan, bukan sekadar mesin pertandingan. Ia mengamati suasana ceria di sesi latihan sebagai indikator positif yang berdampak langsung pada kinerja di lapangan.
Di ruang ganti, Reina menjaga keharmonisan dengan mendorong diskusi terbuka antara pemain dan staf kepelatihan. “Locker room adalah tempat privasi yang harus dijaga. Jika kita bisa mengendalikan ruang ganti, tim akan kondusif,” ujarnya. Menurutnya, ruang ganti yang nyaman menjadi kunci kekompakan tim, terutama saat performa menurun atau butuh motivasi. Hingga kini, ia menilai chemistry tim Persik Kediri terus membaik, berkat kepercayaan dan saling pengertian yang terjaga.
Persik Kediri akan menghadapi Persija Jakarta, tim yang dikenal memiliki kekuatan besar di kandang sendiri, dalam laga yang diprediksi akan menentukan posisi klasemen di paruh pertama musim. Dengan modal kemenangan atas PSS Sleman dan atmosfer tim yang stabil, Macan Putih siap menghadapi tantangan berat di JIS.














