Sumbawanews.com,- Kontingen Indonesia telah mengamankan delapan medali emas di Asian Para Games 2026, melebihi target awal tujuh emas yang ditetapkan sebelum keberangkatan. Prestasi ini diraih melalui rangkaian kemenangan spektakuler dari cabang atletik dan boccia pada Rabu, 21 Oktober, di Nagoya, Jepang. Karisma Evi Tiarani membuka rangkaian emas dengan juara di nomor lari 100 meter putri T63, diikuti tiga emas berturut-turut dari cabang boccia yang disumbangkan Gischa Zayana, Handayani, dan Felix Ardi Yudha.
Gischa Zayana memenangkan emas pertama di boccia nomor BC2 individual putri setelah mengalahkan Hiu Lam Yeung dari Hong Kong dengan skor tipis 6-5. Tak lama berselang, Handayani menyusul dengan meraih emas di nomor BC1 individual putri setelah menang atas Angeline Melissa dari Malaysia dengan skor 5-4. Felix Ardi Yudha menjadi penutup rangkaian emas ke-8 Indonesia dengan kemenangan di cabang boccia, memperkuat posisi tim Merah Putih di peringkat sembilan klasemen sementara.
Di puncak klasemen, China mendominasi dengan 107 emas, diikuti Jepang dan Uzbekistan yang sama-sama mengoleksi 29 emas. Korea Selatan, India, Thailand, dan Iran sama-sama berada di posisi lima besar dengan masing-masing 14 emas. Indonesia saat ini mengoleksi 8 emas, 8 perak, dan 22 perunggu, menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang berhasil melebihi target emasnya di ajang ini.
Sementara itu, Irak berada di peringkat sepuluh dengan lima emas, sementara Kazakhstan menempati posisi delapan dengan 10 emas. Pertandingan masih berlangsung, dan Indonesia terus berjuang untuk memperluas koleksi medali di sisa hari kompetisi.















