Sumbawanews.com,- Persija Jakarta dikenai tiga sanksi berat oleh Komdis PSSI menyusul keributan yang terjadi di Stadion Banten International, Serang, pada laga kontra Persita Tangerang, Sabtu (17/10), dalam lanjutan Super League 2026/2027. Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengumumkan bahwa suporter Persija dilarang hadir di semua laga tandang hingga akhir putaran pertama musim, atau hingga pekan ke-19 melawan Java United pada 13 Februari 2027. Selain itu, manajemen Macan Kemayoran dikenai denda sebesar Rp30 juta atas kerusuhan di tribun, serta denda tambahan Rp60 juta akibat tiga kali penyaluran petasan dan satu kali pelemparan flare oleh suporter Jakmania, sehingga total denda mencapai Rp90 juta.
Di sisi lain, Persita Tangerang sebagai tuan rumah juga mendapat sanksi tegas. Komdis memutuskan Panitia Pelaksana Pertandingan (P3) Persita gagal menjaga ketertiban dan keamanan di stadion, sehingga dikenai denda sebesar Rp40 juta. Lebih lanjut, Persita dilarang menghadirkan suporter tamu dalam laga kandang melawan Persija Jakarta sebagai bagian dari upaya mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Sanksi ini mencerminkan tindakan tegas PSSI terhadap pelanggaran keamanan di stadion, sekaligus menegaskan tanggung jawab bersama antara klub, panitia, dan suporter dalam menjaga integritas kompetisi. Dengan total denda Rp130 juta yang dikenakan kepada kedua klub, insiden di Banten menjadi salah satu kasus pelanggaran terbesar yang ditangani Komdis PSSI dalam musim ini.















