Home Berita Olah Raga The Jakmania Dilarang Bertandang Selama Enam Laga, Persija Denda Rp90 Juta

The Jakmania Dilarang Bertandang Selama Enam Laga, Persija Denda Rp90 Juta

Sumbawanews.com,- PT Liga Indonesia Baru (I.League) menghukum Persija Jakarta dengan larangan membawa suporter tandang selama enam pertandingan dan denda total Rp90 juta, menyusul kerusuhan yang terjadi saat laga melawan Persita Tangerang pada 17 Oktober 2026 di Banten International Stadium, Serang. Hukuman ini ditetapkan berdasarkan keputusan Komite Disiplin PSSI dan diumumkan langsung oleh Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, pada 21 Oktober 2026 di Jakarta. Larangan tersebut berlaku untuk seluruh laga tandang Persija di Super League 2026-2027, setara dengan setengah musim, sementara denda terdiri dari Rp30 juta atas kerusuhan suporter dan Rp60 juta akibat penyalaan tiga flare dan pelemparan dua benda berbahaya di tribun.

Persita Tangerang sebagai tuan rumah juga dikenai sanksi denda sebesar Rp40 juta karena gagal menjaga keamanan dan ketertiban di stadion. Insiden yang memicu hukuman ini terjadi setelah bentrokan antara suporter kedua tim mengakibatkan sejumlah orang terluka. Ferry Paulus menegaskan, keputusan ini diambil setelah sidang Komdis yang berlangsung selama dua hari dan mempertimbangkan berbagai bukti serta laporan keamanan. Meski sempat disebutkan kemungkinan pengurangan poin, I.League memutuskan tidak memberikan sanksi poin, tetapi menekankan bahwa hukuman ini bersifat tegas untuk menekan perilaku kekerasan di stadion.

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, sebelumnya menyatakan bahwa timnya harus tampil lebih tajam dalam laga berikutnya, meski tidak secara langsung merespons sanksi ini. Kini, Persija harus menjalani enam laga tandang tanpa dukungan The Jakmania, sementara dana denda Rp90 juta menjadi beban finansial tambahan bagi klub yang sedang berjuang di papan atas klasemen.

Previous articlePolisi Evakuasi Aktivis Greenpeace karena Kondisi Medis di Patung HI
Next articleTimnas Indonesia Siap Hadapi Ujian Berat di Piala Asia 2027