Sumbawanews.com,- Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman menyaksikan langsung pembukaan Liga Putri Indonesia musim 2026/2027 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu, 18 Oktober 2026. Ini adalah kembalinya kompetisi sepak bola putri nasional setelah terhenti selama tujuh tahun sejak 2019. Herdman, yang pernah melatih timnas putri Selandia Baru dan Kanada, menyebut momen ini sebagai langkah besar bagi perkembangan sepak bola wanita di Indonesia.
Herdman mengaku terkesan dengan antusiasme dan kualitas pertandingan perdana antara Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women. “Ini malam yang besar untuk menyaksikan pertandingan perdana sekaligus menjadi bagian dari perayaan. Saya pernah melihat liga sepak bola putri di Kanada dan Selandia Baru dimulai, dan melihat hal serupa malam ini merupakan sesuatu yang menggembirakan,” ujarnya. Ia menilai kompetisi ini menjadi wadah penting untuk menumbuhkan bakat-bakat baru dan meningkatkan standar teknis pemain putri Indonesia.
Liga Putri Indonesia musim ini diikuti enam tim: Garudayaksa FC, Persita, Persikad, Dewa United Banten FC, Persija Jakarta, dan FC Bekasi City. Kompetisi menggunakan sistem triple round robin, di mana setiap tim akan bertemu tiga kali sebelum memasuki fase final pada 30 Januari 2027. Herdman, yang baru saja membawa Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026, optimistis bahwa kualitas permainan akan terus meningkat seiring berjalannya musim.
Di luar aspek teknis, Herdman juga membagikan harapan pribadinya. “Saya memiliki seorang putri. Saya berharap suatu hari nanti dia bisa datang dan bermain di Indonesia,” katanya. Pernyataan itu mencerminkan visinya yang tidak hanya fokus pada prestasi tim nasional, tetapi juga pada pembangunan fondasi jangka panjang bagi perempuan Indonesia di dunia sepak bola.
Dengan kembalinya Liga Putri Indonesia, langkah konkret menuju kesetaraan dan profesionalisme sepak bola wanita mulai terwujud — sebuah babak baru yang dinantikan ribuan pemain, pelatih, dan pecinta sepak bola di seluruh nusantara.















