Sumbawanews.com,- An Se Young keluar sebagai juara tunggal putri Denmark Open 2026 setelah mengalahkan Akane Yamaguchi dalam laga final yang berlangsung dramatis di SJF Bank Arena, Minggu (18/10). Dalam pertandingan selama 79 menit, An Se Young menang 21-23, 21-14, 21-18, membalikkan kekalahan di gim pertama dengan konsistensi dan ketahanan mental yang luar biasa. Pertandingan ini menjadi puncak perjalanan sang juara Olimpiade Tokyo 2020 yang kembali membuktikan dominasinya di kancah dunia.
Gim pertama berlangsung sengit dengan perubahan kepemimpinan berkali-kali. Setelah imbang 3-3, Akane Yamaguchi unggul 5-3 lewat dua poin beruntun. An Se Young bangkit dengan rangkaian enam poin beruntun hingga unggul 10-6, dan memimpin 11-8 saat interval. Namun, di poin-poin krusial akhir gim, Akane bangkit dari tertinggal 18-15 menjadi unggul 19-18, lalu menutup gim pertama 23-21 setelah melewati dua kali deuce.
Gim kedua menjadi titik balik. An Se Young langsung unggul 3-0, lalu mempertahankan tekanan meski Akane sempat menyamakan kedudukan 8-6 dan memimpin 11-8 saat interval. Setelah jeda, An Se Young menyalip 14-13 dan mengakhiri gim kedua dengan kemenangan 21-14, memaksa pertandingan ke gim penentuan.
Di gim ketiga, Akane kembali unggul 3-1 dan memperlebar jarak menjadi 11-5 saat interval. Namun, An Se Young bangkit dengan mengejar hingga 10-12, lalu membalikkan keadaan menjadi 13-12. Dari titik itu, ia terus menjauh hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 21-18, meraih gelar pertamanya di turnamen level Super 1000 tahun ini.
Di sektor lain, pasangan China Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin menjadi juara ganda campuran setelah mengalahkan rekan senegaranya Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dalam rubber game. Mereka menang 21-18, 8-21, 21-16. Sementara itu, ganda putri Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan merebut gelar setelah mengalahkan pasangan Jepang Hinata Suzuki/Nao Yamakita 18-21, 21-11. Tan/Thinaah, unggulan kedua, harus bekerja keras di gim pertama sebelum menguasai gim kedua dengan dominasi penuh.















