Sumbawanews.com,- Persebaya Surabaya bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu, 18 Oktober 2026, dalam lanjutan pekan kelima Super League 2026/2027. Meski unggul dominasi permainan, Bajul Ijo harus mengejar ketertinggalan dua kali sebelum gol Miguel Pereira pada masa tambahan waktu memastikan satu poin untuk tim asuhan Bernardo Tavares. Melvyn Lorenzen membuka keunggulan PSS pada menit ke-9, diikuti Hiromu Tanaka yang memperlebar keunggulan tamu pada menit ke-61. Pereira menyamakan kedudukan di menit ke-36 dan kembali menyamakan skor di injury time babak kedua.
Persebaya tampil agresif sejak awal, dengan Jefferson Silva menciptakan beberapa peluang, namun gagal memanfaatkannya. Kekurangan konsistensi bertahan menjadi masalah utama: meski menguasai bola, tim tuan rumah kerap kehilangan keseimbangan saat menyerang, membiarkan PSS memanfaatkan serangan balik. Gol kedua Pereira menyelamatkan tim dari kekalahan di kandang sendiri, tetapi performa defensif yang rapuh tetap menjadi catatan kritis bagi pelatih Bernardo Tavares.
Hasil ini membuat Persebaya bertahan di posisi keenam klasemen sementara dengan sembilan poin, sementara PSS Sleman tetap di peringkat ke-15 dengan lima poin. Di luar lapangan, pertandingan ini ditemani duka mendalam: empat suporter PSS Sleman meninggal dalam kecelakaan minibus Hiace yang menabrak truk tronton di Tol Ngawi-Kertosono, menjelang laga. Kecelakaan itu menjadi duka bersama sepak bola Indonesia, mengaburkan sorak-sorai di stadion dengan kesedihan yang mendalam.
Meski mampu meraih poin, Persebaya masih memiliki pekerjaan rumah besar: mengubah dominasi menjadi keunggulan, dan menjaga stabilitas pertahanan agar tidak lagi terjebak dalam skenario mengejar skor di menit-menit akhir.















