Home Berita Olah Raga Sepak Bola Indonesia Bersatu Doakan Kalimantan dan Sumatera

Sepak Bola Indonesia Bersatu Doakan Kalimantan dan Sumatera

Sumbawanews.com,- Pada Agustus hingga awal September 2026, sejumlah klub sepak bola Indonesia menyuarakan solidaritas melalui doa dan ajakan aksi nyata untuk mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan, Sumatera, dan wilayah lainnya. Borneo FC Samarinda, PSM Makassar, Persita Tangerang, Madura United, Persija Jakarta, Dewa United Football Academy, hingga Kalteng FC turut mengungkapkan keprihatinan lewat unggahan resmi di media sosial. Persebaya Surabaya bahkan mengajak suporter mendonasikan masker dan obat tetes mata langsung di stadion saat laga melawan PSS Sleman.

Borneo FC, dalam unggahan Instagram pada 21 Agustus 2026, menyerukan doa untuk Kalimantan dengan pesan: “Pray for Kalimantan. Semoga api segera padam, udara kembali bersih dan Kalimantan kembali pulih, amin.” PSM Makassar turut menguatkan seruan serupa, menyebut kebakaran yang semakin meluas sebagai bencana yang memerlukan doa bersama. Persita Tangerang menekankan harapan agar masyarakat terdampak kabut asap tetap sehat, sementara Madura United memperluas doanya hingga mencakup Sumatera dan wilayah lain yang terkena dampak karhutla.

Persija Jakarta tidak hanya mendoakan, tetapi juga menyoroti kerugian ekologis dan kemanusiaan: satwa kehilangan habitat, masyarakat terpapar polusi, dan petugas pemadam yang terus berjuang. “Semoga api segera padam, hutan kembali pulih dan hari-hari yang lebih baik segera datang,” tulis klub berjuluk Macan Kemayoran itu. Dewa United Football Academy menekankan pentingnya perlindungan terhadap hutan dan ekosistem, mengingatkan bahwa karhutla mengancam kelangsungan hidup manusia dan satwa.

Dari Kalimantan Tengah, pemain Isenmulang Kalteng FC, Kenji Nishioka, turut menyampaikan pesan lewat Instagram Story klub, berharap kabut asap di Palangkaraya segera mereda dan masyarakat tetap aman. Sementara itu, Persebaya Surabaya mengubah solidaritas menjadi aksi konkret dengan mengajak suporter mendonasikan masker dan obat tetes mata selama pertandingan melawan PSS Sleman. “Satu masker, sejuta kepedulian,” demikian ajakan mereka.

Kegiatan ini mencerminkan peran aktif dunia sepak bola Indonesia dalam merespons krisis lingkungan—bukan hanya sebagai simbol, tapi sebagai bagian dari solusi nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat.

Previous articleSergio Castel Siap Balik Lawan Mantan Klub, Persik Hadapi Persib di Bandung
Next articleOne Taguig FC Mundur dari AFC Challenge League 2026-2027, Borneo FC Dapat Jatah Lawan Lebih Ringan