Sumbawanews.com,- Pada Kamis, pasukan pertahanan Saudi mengklaim berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah rudal jelajah di wilayah Madinah, insiden yang dianggap sebagai serangan paling dekat dengan kota suci. Kelompok Houthi di Yaman, yang menjadi lawan utama koalisi Saudi, menyangkal telah melancarkan serangan tersebut. Juru bicara koalisi Saudi, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, mengonfirmasi kejadian itu melalui platform X, menyatakan rudal berhasil dinetralkan sebelum mencapai sasaran. Sementara itu, Pertahanan Sipil Saudi mencabut peringatan sebelumnya untuk kota Najran dan Jizan, menyatakan ancaman telah berlalu. Namun, otoritas tetap melarang warga merekam atau menyebarkan informasi terkait puing-puing rudal atau drone yang gagal mencapai target. Sebelumnya pada bulan ini, koalisi Saudi juga melaporkan serangan drone Houthi terhadap stasiun distribusi listrik yang melayani Masjid Nabawi di Madinah. Yahya Saree, juru bicara militer Houthi, menegaskan bahwa tidak ada serangan yang dilancarkan terhadap Saudi pada hari itu.















