Sumbawanews.com,- Amerika Serikat dikabarkan sedang mempersiapkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran menggunakan GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast Bomb (MOAB), bom non-nuklir terbesar yang dimiliki Pentagon. Rencana ini, menurut laporan CNN yang mengutip sejumlah pejabat AS, mencakup target seperti Pickaxe Mountain dan dianggap sebagai bagian dari strategi serangan yang bisa diikuti penarikan pasukan AS dari wilayah tanggung jawab CENTCOM. Meski MOAB dirancang untuk menghancurkan area luas di permukaan, para ahli mempertanyakan efektivitasnya menembus kedalaman bawah tanah tempat fasilitas nuklir Iran berada. Sejumlah sumber mengungkapkan bahwa penggunaan MOAB lebih bertujuan menciptakan efek psikologis daripada kerusakan fisik strategis. Pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa ia tidak akan mengambil tindakan lebih lanjut terhadap Iran sebelum pemilu sela pada 3 November pun masih belum jelas apakah akan tetap dipertahankan.















