Home Berita Olah Raga Timnas Indonesia Kaji 16 Pemain Diaspora untuk Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Kaji 16 Pemain Diaspora untuk Piala Asia 2027

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia tengah mengevaluasi 16 pemain keturunan Indonesia yang berkarier di liga-liga top Eropa dan Asia, sebagai calon tambahan kekuatan menjelang Piala Asia 2027 di Arab Saudi, yang berlangsung dari 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Daftar ini mencakup pemain berkaliber internasional seperti Pascal Struijk dari Brighton & Hove Albion, Jayden Oosterwolde dari Fenerbahçe, dan Kayne van Oevelen dari Valencia CF, yang semuanya memiliki darah Indonesia melalui garis keturunan. Meski potensi mereka besar, proses naturalisasi masih menunggu kepastian administratif dan kepatuhan terhadap regulasi FIFA.

Pascal Struijk, bek berusia 27 tahun yang lincah di posisi tengah maupun kiri, menjadi salah satu nama paling menonjol berkat pengalaman di Premier League. Di sisi serang, Million Manhoef dari Stoke City dan Jahnoah Markelo dari Shabab Al-Ahli menawarkan kecepatan dan kreativitas di sayap. Sementara itu, Dean Zandbergen dan Markús Páll Ellertsson siap menjadi opsi penyerang tengah di Dinamo București dan ÍA Akranes. Di lini tengah, Demiane Agustien dari Arsenal U21 dan Julian Oerip dari Jong AZ menjadi calon muda berpotensi, dengan keduanya memiliki akar keluarga dari Surabaya. Tristan Schenkhuizen dan Samuel Silalahi juga masuk dalam pertimbangan sebagai gelandang bertahan di VVV-Venlo dan Grorud IL.

Di sektor pertahanan, Daijiro Chirino dari UD Almería dan Tristan Gooijer dari Lommel SK menawarkan fleksibilitas posisi, sementara Ethan Kohler dan Jenson Seelt membawa pengalaman dari sistem sepak bola Amerika Serikat dan Inggris. Reno Münz, yang lahir di Jakarta sebelum berkembang di Jerman, menjadi kasus khusus karena kewarganegaraannya yang sudah Jerman. Untuk posisi kiper, Kayne van Oevelen, dengan tinggi 199 cm, menjadi pilihan menarik sebagai penjaga gawang yang sedang dipinjamkan dari Ipswich Town ke Valencia CF.

Proses naturalisasi masih menjadi tantangan utama, karena tidak semua pemain memenuhi syarat administratif FIFA. Namun, Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM RI, M Noor Korompot, mengonfirmasi pada 15 Oktober 2026 bahwa proses naturalisasi Demiane Agustien diyakini akan memenuhi seluruh regulasi FIFA, menandai langkah signifikan dalam upaya penguatan skuad Garuda. PSSI kini fokus pada verifikasi dokumen keturunan, kewarganegaraan, dan kelayakan teknis sebelum mengajukan permohonan resmi ke FIFA.

Previous articleBanjir Dahsyat di Istanbul Tewaskan Remaja dan Lumpuhkan Kota
Next articleReal Madrid Balikkan Ketinggalan 1-3, Menang 4-3 Atas Roma di Liga Champions