Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia tengah mempertimbangkan pemain keturunan Indonesia, Sebas Ditmer, sebagai calon penerus gelandang bertahan Joey Pelupessy dan Thom Haye. Pemain berusia 18 tahun itu, lahir pada 26 Mei 2008 di Nijmegen, Belanda, kini berkembang di akademi PSV Eindhoven dan telah menjalani debut profesional bersama Jong PSV pada 25 November 2025 dalam laga melawan Vitesse di Eerste Divisie. Ditmer, yang memiliki garis keturunan Indonesia dari kakeknya di pihak ayah yang lahir di Jakarta, juga pernah memperkuat Timnas Belanda U16 sebagai kapten dan terakhir tampil untuk Belanda U19 pada September 2026 dalam pertandingan persahabatan melawan Belgia U19, masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua.
Ditmer, dengan tinggi badan 182 cm, dikenal sebagai pemain serba bisa yang bisa bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan. PSV Eindhoven, yang memberinya kontrak profesional pertama pada Agustus 2023 saat usianya baru 15 tahun, kembali memperpanjang kontraknya hingga pertengahan 2027 pada 16 Juni 2026—sebuah tanda kepercayaan terhadap potensinya. Selain bermain untuk Jong PSV, ia juga menjadi bagian dari skuad PSV U19 yang bertanding di UEFA Youth League musim 2026/2027. Karakteristiknya yang solid dalam bertahan dan memiliki kemampuan umpan terobosan menjadikannya kandidat menarik untuk mengisi posisi gelandang bertahan Timnas Indonesia di masa mendatang.
Meski telah membela Belanda di level usia muda, peluangnya untuk memperkuat Timnas Indonesia belum tertutup. Kepastian pindah asosiasi sepenuhnya bergantung pada status kewarganegaraan, riwayat pertandingan internasional, dan ketentuan FIFA terkait perpindahan asosiasi. Ditmer menjadi salah satu dari 16 nama pemain keturunan Indonesia yang saat ini menjadi fokus PSSI menjelang Piala Asia 2027, bersama dengan nama-nama seperti Pascal Struijk, Jayden Oosterwolde, dan Million Manhoef.















