Sumbawanews.com,- Pemadaman listrik menyeluruh yang melanda Batam, Bintan, dan Tanjung Pinang pada Senin, 12 Oktober 2026, selama lebih dari 15 jam, mengakibatkan gangguan serius pada infrastruktur komunikasi. Hingga Rabu, 14 Oktober 2026, sekitar 95 persen jaringan Telkomsel di wilayah terdampak telah pulih berkat upaya darurat pengoptimalan sistem catu daya cadangan. Gangguan ini terjadi akibat terputusnya pasokan listrik utama ke sejumlah base transceiver station (BTS), memicu lumpuhnya sinyal seluler dan menghambat akses komunikasi warga. General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Sumbagteng, Agus Sugiarto, menjelaskan bahwa tim teknis langsung mengerahkan genset dan baterai penyimpan daya untuk menjaga keberlangsungan layanan. Telkomsel terus berkoordinasi dengan PLN guna mempercepat normalisasi sisa infrastruktur yang belum beroperasi penuh, sambil menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama masa krisis.















