Home Berita Daerah Veteran Asing Tahan Lama di BRI Super League: Delapan Hingga Sembilan Musim...

Veteran Asing Tahan Lama di BRI Super League: Delapan Hingga Sembilan Musim Tak Pernah Pergi

Sumbawanews.com,- Di tengah arus perputaran pemain asing yang sering berganti klub dan negara, tiga veteran asing justru memilih menetap dan menorehkan sejarah panjang di BRI Super League. Nick Kuipers, Javlon Guseynov, dan Ciro Alves—masing-masing dari Belanda, Uzbekistan, dan Brasil—telah menghabiskan delapan hingga sembilan musim berkarier di Indonesia, menjadi saksi bisu perkembangan sepak bola tanah air sejak akhir dekade 2010-an.

Nick Kuipers, bek berusia 34 tahun asal Belanda, tiba di Indonesia pada Agustus 2019 setelah meninggalkan ADO Den Haag. Ia langsung bergabung dengan Persib Bandung dan menjadi tulang punggung pertahanan selama delapan musim, hingga 2025. Selama masa itu, ia menyumbang dua gelar juara berturut-turut pada musim 2023/2024 dan 2024/2025. Di pertengahan 2025, ia pindah ke Dewa United dan tetap tercatat sebagai pemain klub tersebut hingga musim 2026/2027.

Javlon Guseynov, bek berusia 35 tahun asal Uzbekistan, memulai petualangannya di Indonesia pada Januari 2019 bersama Borneo FC. Ia menghabiskan empat musim di Samarinda sebelum pindah ke Persita Tangerang pada awal 2023. Hingga musim 2026/2027, ia tetap menjadi pilar utama lini belakang Persita, dengan total sembilan musim berkarier di Indonesia—termasuk musim 2020 yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

Ciro Alves, penyerang asal Brasil, memasuki musim kedelapannya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada 2026/2027. Ia pertama kali tampil pada 2019 bersama TIRA-Persikabo, lalu pindah ke Persib Bandung pada 2022. Bersama Persib, ia meraih dua gelar juara berturut-turut pada 2023/2024 dan 2024/2025. Setelah itu, ia bergabung dengan Malut United—yang kini berubah nama menjadi Java United—namun hingga musim 2026/2027, ia belum sempat tampil karena cedera.

Ketiga pemain ini bukan sekadar penghuni lapangan, tapi simbol komitmen dan kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun di tengah dinamika liga Indonesia yang terus berkembang.

Previous articleEmil Audero Bidik Piala Dunia Usai Bawa Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
Next articleTimnas Indonesia Butuh Tambahan Pemain Sayap, Tengah, dan Penyerang Jelang Piala Asia 2027