Sumbawanews.com,- Pascakemenangan telak 9-2 atas Bangladesh pada matchday terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis, 24 September 2026 malam WIB, Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) meminta pertandingan ulang. Permintaan ini disampaikan melalui pernyataan Presiden BFF, Tabith Awal, yang dikutip akun media sosial olahraga @kickfootbd. Bangladesh berencana menggelar laga persahabatan ulang, baik di kandang sendiri maupun di lokasi netral, sebagai upaya membalas kekalahan telak tersebut.
Di Indonesia, respons publik justru cenderung menolak ajakan tanding ulang. Banyak pencinta sepak bola Tanah Air berpendapat bahwa pertandingan melawan Bangladesh tidak memberi nilai signifikan dalam hal pengembangan tim maupun peningkatan peringkat FIFA. Di turnamen ASEAN Cup 2026, kemenangan 9-2 hanya memberi Timnas Indonesia 2,66 poin—jauh lebih rendah dibanding potensi lima hingga tujuh poin yang bisa diraih jika menghadapi tim peringkat 60 atau 80 dunia.
Sementara itu, PSSI belum mengonfirmasi lawan pasti Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026. Namun, informasi dari Federasi Sepak Bola Yordania mengindikasikan bahwa laga antara Indonesia dan Yordania akan berlangsung di Amman pada Sabtu, 14 November 2026 pukul 01.00 WIB. Selain Yordania, PSSI dikabarkan sedang menajak kerja sama dengan Kuwait sebagai kemungkinan lawan kedua. Opsi lain yang disebut-sebut adalah Suriah, salah satu kekuatan sepak bola Asia.
Dengan status juara FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia kini berada di titik strategis untuk memperkuat peringkat FIFA melalui lawan-lawan yang lebih menantang, bukan mengulang pertandingan yang dianggap tidak seimbang.















