Sumbawanews.com,- Mantan pemain timnas Belgia dan eks bintang Bhayangkara FC, Radja Nainggolan, menceritakan pengalaman uniknya tinggal di Jakarta selama berkarier di Indonesia pada 2023–2024. Tinggal di lantai 28 sebuah gedung di ibu kota, ia mengaku harus menyesuaikan diri dengan perbedaan waktu dan budaya yang sangat jauh dari Eropa—termasuk saat bermain PlayStation dengan teman-temannya di Belgia, yang di Indonesia justru terjadi dini hari, sekitar pukul 05.00. Ia terkejut ketika azan subuh tiba-tiba berkumandang dari lima puluh masjid sekaligus, suara yang menurutnya sering mengganggu tidurnya. Namun, ia tak menganggapnya sebagai hal negatif, justru menikmati kekhasan kehidupan sehari-hari di Jakarta.
Selama Ramadan, Radja ikut bangun pagi untuk sahur bersama warga setempat, sebuah kebiasaan yang ia sebut sebagai momen spesial dan menyenangkan. Pengalaman ini menjadi bagian dari proses adaptasinya yang ia jalani dengan terbuka, meski awalnya harus menyesuaikan diri dengan perbedaan budaya, waktu, dan ritme hidup yang jauh berbeda dari Eropa. Ia mencatat 10 penampilan, satu gol, dan tiga assist selama membela Bhayangkara FC sebelum kontraknya berakhir pada Juni 2024, setelah memutuskan untuk tetap bermain meski sempat mempertimbangkan pensiun.















