Sumbawanews.com,- Manchester City menghadapi Paris Saint-Germain pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026-27, Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 02.00 WIB di Etihad Stadium. City datang dengan rekor sempurna delapan kemenangan beruntun di semua kompetisi, sementara PSG bangkit setelah awal musim yang kacau, menang tiga laga berturut-turut di Ligue 1 dan membuka fase liga dengan kemenangan 6-1 atas Slovan Bratislava.
City tampil luar biasa sepanjang musim, mencetak 23 gol dalam delapan pertandingan, dengan rata-rata 2,87 gol per laga. Kemenangan 3-0 atas Liverpool di Anfield menjadi bukti ketajaman serangan mereka, di mana Erling Haaland mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Di Etihad, City hanya kalah sekali dari 25 pertandingan kandang terakhir di fase grup atau fase liga Liga Champions, dengan 21 kemenangan dan tiga hasil imbang.
PSG, meski memiliki rekor tandang buruk di Manchester—belum menang dalam empat kunjungan terakhir—mulai menemukan ritme. Setelah gagal menang dalam tiga laga awal Ligue 1, mereka memenangi tiga pertandingan beruntun melawan Brest, Marseille, dan Le Mans. Kemenangan 3-1 atas Le Mans bahkan dijalani dengan banyak rotasi, menunjukkan fokus utama mereka pada duel Eropa. Di laga pembuka fase liga, Fabian Ruiz dan Ousmane Dembélé menjadi pencetak gol dalam kemenangan 6-1 atas Slovan Bratislava.
Meski PSG tak pernah kalah dalam 11 pertandingan terakhir melawan klub Inggris di kompetisi UEFA, catatan tandang mereka di markas City menjadi tantangan besar. Pertandingan diprediksi berlangsung terbuka, dengan kedua tim sama-sama mengandalkan serangan mematikan. Dengan keunggulan kandang dan performa gemilang City, ditambah ketahanan PSG di kompetisi Eropa, prediksi skor akhir adalah Man City 2-2 PSG.















