Home Berita Olah Raga Galatasaray vs Barcelona: Duel Sejarah di Rams Park, Barca Tancang Rekor Tandang

Galatasaray vs Barcelona: Duel Sejarah di Rams Park, Barca Tancang Rekor Tandang

Sumbawanews.com,- Galatasaray akan menjamu Barcelona pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026-27, Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 02.00 WIB di Rams Park. Kedua tim bertemu dengan catatan kontras: Galatasaray masih tanpa kemenangan setelah kalah 0-1 dari Sporting CP di laga pembuka, sementara Barcelona membuka kampanye dengan kemenangan telak 5-1 atas Feyenoord.

Secara historis, Barcelona unggul dalam head-to-head di kompetisi UEFA, dengan enam kemenangan dari 10 pertemuan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan—yang terjadi pada November 1994 saat Galatasaray menang 2-1 di kandang. Pertemuan terakhir mereka terjadi pada babak 16 besar Liga Europa 2021/22, di mana Barcelona menang 2-1 di Istanbul setelah bermain imbang 0-0 di Camp Nou, dengan gol dari Pedri dan satu gol lainnya.

Galatasaray memiliki rekor buruk melawan tim Spanyol: hanya satu kemenangan dalam 22 laga terakhir, dengan 15 kekalahan dan enam imbang. Sebaliknya, Barcelona tidak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir melawan klub Turki—tujuh menang, dua imbang—dan memenangkan empat pertandingan tandang terakhir melawan tim dari Turki, semua melawan Galatasaray.

Di Liga Champions, Galatasaray belum menang dalam lima laga fase liga terakhir (satu imbang, empat kalah), tetapi tetap kuat di kandang: hanya sekali kalah dalam 11 pertandingan Eropa terakhir di Rams Park, dengan tujuh menang dan tiga imbang. Menariknya, semua 40 pertandingan terakhir Galatasaray di kompetisi UEFA berakhir dengan gol.

Barcelona juga tak pernah bermain imbang 0-0 dalam 44 laga Liga Champions terakhir. Dalam 31 pertandingan terakhir, mereka mencetak 141 gol (rata-rata 4,55 per laga). Selain itu, Barca belum mencatat clean sheet dalam 16 laga Liga Champions berturut-turut. Raphinha mencetak dua gol saat menghancurkan Feyenoord 5-1, memperkuat koleksi golnya menjadi 21 dalam 24 penampilan terakhir di kompetisi ini. Lamine Yamal juga mencetak gol dalam laga itu, menjadikan total golnya di Liga Champions 12—hanya terpaut satu dari rekor Kylian Mbappé di usia remaja.

Previous articleMarco Bezzecchi Menang di Mandalika, Rekor Pemenang Berbeda Terus Berlanjut
Next articleJepang Uji Coba Lawan Vietnam Sebelum Hadapi Indonesia di Piala Asia 2027