Sumbawanews.com,- Pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026-27, Rabu (14/10/2026) pukul 02.00 WIB, Viking FK menjamu Bayern Munchen di Lyse Arena dalam laga yang menjanjikan ketegangan antara kekuatan kandang versus dominasi Eropa. Viking, yang kalah 1-3 dari Stuttgart di laga sebelumnya, berhadapan dengan tim tamu yang baru saja menghancurkan Bodo/Glimt 5-0 di matchday pertama. Meski berstatus underdog, tuan rumah memiliki rekor kandang luar biasa: 11 kemenangan berturut-turut di Lyse Arena, dengan selalu mencetak minimal dua gol dalam setiap laga kandangnya.
Viking, yang memimpin klasemen Eliteserien dengan 53 poin, hanya mengalami satu kekalahan dalam 10 pertandingan terakhir—yaitu lawatan ke Stuttgart. Namun, pertahanan mereka menjadi titik lemah: 35 gol kebobolan dalam 17 laga Liga Champions sepanjang sejarah, dan hanya tiga clean sheet dalam 17 pertandingan terakhir. Di sisi lain, Bayern yang baru saja bermain imbang 2-2 melawan Augsburg di Bundesliga, menghadapi masalah konsistensi bertahan—gagal mencatat clean sheet dalam lima dari delapan pertandingan di semua kompetisi musim ini. Namun, performa mereka di Liga Champions tetap mengesankan: sembilan kemenangan dari 10 laga terakhir di fase liga, dan hanya sekali kalah dalam 23 pertandingan tandang terakhir.
Bayern memiliki kedalaman skuad dan serangan mematikan, seperti yang terlihat saat Michael Olise mencetak gol dalam kemenangan 5-0 atas Bodo/Glimt pada 11 September 2026, dan Harry Kane serta Ismael Saibari mencetak gol dalam kemenangan 3-1 atas FC Augsburg pada 10 Oktober 2026. Meski kebobolan dalam empat dari lima laga tandang musim ini, Bayern tetap menang dalam tiga di antaranya, dengan total 10 gol dicetak. Viking, dengan semangat kandang dan serangan konsisten, berpeluang mencetak gol, tetapi daya tahan dan kualitas individu Bayern membuat mereka jauh lebih unggul dalam hal pengalaman dan intensitas kompetisi Eropa.
Dengan mempertimbangkan semua faktor—rekor kandang Viking yang gemilang, namun kelemahan bertahan, dan kekuatan serang Bayern yang tak terbendung di panggung Eropa—prediksi skor akhir menunjukkan Viking 1-3 Bayern.















