Sumbawanews.com,- Marc Marquez meraih poin pertamanya di sirkuit Mandalika setelah memenangi sprint race MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Sabtu (10/10). Pembalap asal Spanyol itu mengalahkan Jorge Martin, yang mendominasi balapan sejak lap pertama, untuk merebut kemenangan dan memimpin klasemen sementara MotoGP. Usai naik podium, Marquez mengaku mengalami pusing yang tak pernah ia rasakan sebelumnya, namun kondisinya kembali normal setelah melakukan terapi air dingin dan berganti pakaian. Ia mengatakan, tekanan fisik dari balapan sprint, suhu panas, dan baju balap kulit menjadi faktor utama kelelahan tubuhnya.
Marquez, juara bertahan MotoGP, mengaku tidak menargetkan untuk memperlebar jarak poin dari Martin dalam balapan utama pada Minggu (11/10), melainkan hanya berusaha meminimalkan kerugian poin. Ia menyadari bahwa balapan siang hari di Mandalika sangat menantang bagi kondisi tubuhnya, terutama setelah pengalaman pusing yang dialaminya usai sprint race. “Saya langsung turun dari mobil golf, pergi ke kantor tim, dan berusaha memulihkan diri,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa mencapai waktu 1 menit 29 detik per lap adalah indikasi intensitas balapan yang luar biasa.
Meski dikenal sering mengalami kecelakaan di sirkuit Mandalika, Marquez tetap fokus pada strategi bertahan demi mempertahankan posisinya di puncak klasemen. Ia mengakui bahwa kehilangan poin dari Martin adalah hal yang diprediksinya, namun ia bertekad untuk tidak kehilangan terlalu banyak.














