Sumbawanews.com,- Pada 9–11 Oktober 2026, gelaran MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, memicu lonjakan konsumsi avtur di Bandara Internasional Lombok hingga 48 persen dibanding hari biasa. Dalam kondisi normal, penyaluran avtur rata-rata 80 kiloliter per hari, namun selama event berlangsung, kebutuhan melonjak menjadi sekitar 120 kiloliter per hari. Kenaikan ini didorong oleh intensitas penerbangan kargo dan penumpang yang meningkat tajam, seiring kedatangan tim balap, awak media, dan ribuan wisatawan domestik.
Lima pesawat berbadan lebar dikerahkan khusus untuk mengangkut logistik balapan, sementara tiga pesawat lainnya membawa pembalap dan kru tim. Di sisi penumpang, maskapai nasional seperti Citilink, AirAsia, dan Pelita Air menambah frekuensi penerbangan rute Jakarta–Lombok untuk memenuhi tingginya animo wisatawan. Manager Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandara Lombok, Ilham, menegaskan bahwa peningkatan konsumsi bukan hanya berasal dari kargo, tetapi juga dari lonjakan penerbangan penumpang.
Meski permintaan melonjak, pasokan avtur dipastikan aman. Saat ini, stok avtur di Lombok mencapai 1.116 kiloliter, cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 25–27 hari ke depan. Pasokan utama berasal dari Refinery Unit IV Cilacap, dengan cadangan alternatif dari AFT Ngurah Rai Bali dan Integrated Terminal Surabaya. Untuk mendukung kelancaran operasional, fasilitas AFT diperkuat dengan empat tangki vertikal, tiga tangki horizontal, dan tujuh unit mobil tangki refueller. Sebanyak 47 personel disiagakan penuh untuk memastikan proses pengisian bahan bakar pesawat berjalan tanpa gangguan.















