Sumbawanews.com,- Di tengah penurunan pendanaan startup digital hingga 94,8 persen sejak 2021 hingga 2025, Telkomsel menggelar NextDev ke-12 untuk memperkuat ketahanan bisnis technopreneur lokal melalui integrasi kecerdasan buatan. Program inkubasi berkelanjutan ini, yang telah berjalan selama 12 tahun, fokus pada penerapan nyata AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan sumber pendapatan, bukan sekadar pelatihan teori. Dengan tren meningkatnya solo founder hingga 24 persen menurut data BPS, kurikulum NextDev dirancang khusus untuk mendukung pendiri individu yang mengelola bisnis tanpa tim besar. Pendaftaran dibuka mulai 8 Oktober hingga 9 November 2026, dengan seleksi 20 peserta terpilih untuk mengikuti sesi pitching, lalu 10 di antaranya masuk ke NextDev Academy untuk pendampingan intensif dari mentor lintas bidang.
Melalui roadshow dan Pitching Battle di Jakarta, Makassar, Batam, Denpasar, Bandung, dan Yogyakarta, Telkomsel berupaya menjangkau potensi inovator dari berbagai daerah yang solusinya berdampak bagi masyarakat dan lingkungan. Sejak peluncurannya, NextDev telah menerima lebih dari 6.700 pendaftar dan menginkubasi 162 startup, dengan sejumlah alumni seperti MyEco dan Luarkampus.id yang masih bertahan hingga kini. Hasil pengembangan bisnis para peserta NextDev ke-12 akan dipresentasikan pada ajang puncak NextDev Summit pada 2027.















