Home Berita Olah Raga Joey Pelupessy, Sang Pahlawan di Usia 33 yang Mengangkat Trofi Pertama Timnas...

Joey Pelupessy, Sang Pahlawan di Usia 33 yang Mengangkat Trofi Pertama Timnas Indonesia

Sumbawanews.com,- Joey Pelupessy menjadi pilar kunci di balik keberhasilan Timnas Indonesia meraih gelar juara pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand 4-2 lewat adu penalti, pada 5 Oktober 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Gelandang bertahan berusia 33 tahun itu bermain penuh dalam empat laga Indonesia di turnamen ini, termasuk final yang berlangsung sengit hingga 120 menit dan berakhir imbang 2-2. Kemenangan ini mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk meraih trofi senior di level ASEAN.

Pelupessy, yang membela Lommel SK di Belgia, mengaku tak pernah membayangkan bisa menjadi pemain internasional, apalagi mengangkat trofi bersama Garuda. Debutnya bersama Timnas Indonesia baru terjadi pada 25 Maret 2025, saat menghadapi Bahrain dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Sejak itu, ia perlahan menjadi tulang punggung lini tengah dan kini telah mengoleksi 14 caps. “Ini sebuah kehormatan. Usia saya 33 tahun. Satu setengah tahun yang lalu, saya tidak pernah menyangka akan menjadi pemain internasional,” ujarnya.

Keberhasilan ini semakin istimewa karena ia meraih promosi bersama Lommel SK di Liga Belgia dalam tahun kalender yang sama. “Dalam tahun kalender ini, saya berhasil meraih promosi bersama Lommel, dan kini saya juga memenangkan trofi bersama Indonesia,” katanya. Ia juga terkesan dengan antusiasme suporter Indonesia yang telah menunggu puluhan tahun untuk merasakan kejuaraan senior. “Bisa mempersembahkan gelar ini kepada orang-orang yang sudah lama tidak merasakan juara adalah hal yang luar biasa.”

Kini, setelah mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Indonesia sebagai bagian dari skuad pertama pemenang FIFA ASEAN Cup, Pelupessy kembali ke Belgia untuk melanjutkan tugasnya bersama Lommel SK di kasta tertinggi liga setempat. Namun, jejaknya di tanah air telah abadi — seorang pemain yang tak pernah bermimpi jadi legenda, tapi justru menjadi pahlawan.

Previous articleTimnas Futsal Indonesia Siap Hadapi Brasil dalam Copa das Nações 2026
Next articleWhatsApp Berhenti Dukung HP Lawas Mulai Oktober 2026