Sumbawanews.com,- Lionel Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya setelah memainkan laga terakhirnya bersama Timnas Argentina melawan Benin pada Rabu, 7 Oktober 2026, dengan kemenangan 3-0. Pemain peraih delapan gelar Ballon d’Or itu mencetak satu gol dari titik penalti dan memberikan dua assist, masing-masing untuk Nicolas Otamendi dan Nico Paz, menutup perjalanan 20 tahun di tim nasional dengan catatan sempurna. Usai laga, Messi mengungkapkan rasa syukur mendalam dan mengenang mendiang ayahnya, Jorge Horacio Messi, yang meninggal pada 8 Agustus 2026 di usia 68 tahun, tak lama setelah pengumuman pensiunnya usai Piala Dunia 2026.
“Hal pertama yang terlintas di pikiran saya adalah ayah saya,” kata Messi, dikutip dari Asosiasi Sepak Bola Argentina. “Saya hanya bisa mengungkapkan rasa terima kasih; merupakan kehormatan luar biasa bisa mengenakan seragam ini selama lebih dari 20 tahun.” Ia menegaskan bahwa bermain untuk Argentina adalah hal terindah yang pernah ia alami. “Saya tidak pernah berhenti berjuang, tidak pernah berhenti memberikan segalanya. Saya bersumpah, saya ingin kembali bermain selamanya.”
Messi menutup babak penting dalam sejarah sepak bola dunia bukan hanya sebagai legenda, tapi sebagai simbol kesetiaan, dedikasi, dan cinta yang tak tergantikan pada warna tim nasionalnya. Laga perpisahannya menjadi momen emosional yang akan dikenang selamanya oleh para penggemar di seluruh dunia.















