Sumbawanews.com,- I.League resmi menggelar undian Piala Liga Indonesia 2026/2027, menentukan jalannya kompetisi baru yang kembali hadir setelah enam tahun absen. Acara yang disiarkan langsung di YouTube I.League itu dihadiri Sekjen PSSI Yunus Nusi, Exco PSSI Muhammad, Direktur Utama I.League Ferry Paulus, serta legenda Timnas Indonesia Ponaryo Astaman dan Firman Utina. Tiga puluh delapan klub dari Super League dan Championship dibagi ke dalam 12 grup, terbagi rata antara zona barat dan timur, dengan hanya juara grup yang berhak melaju ke fase gugur. Babak penyisihan dimulai 3 November, dengan sistem kandang-tandang, sementara Persib Bandung dan Borneo FC otomatis lolos ke perempat final sebagai juara dan runner-up Super League 2025/2026.
Di zona barat, Grup A dihuni Persija Jakarta, Sumsel United, dan PSMS Medan. Grup B terdiri dari Bhayangkara FC, Semen Padang, dan PSPS Pekanbaru, sementara Grup C diisi Dewa United, Persita Tangerang, dan Persiraja Banda Aceh. Di zona barat kedua, Grup D berisi Java United, Adhyaksa FC Bekasi, dan PSIS Semarang; Grup E diisi PSIM Yogyakarta, Persikad Depok, dan Persiku Kudus; serta Grup F dihuni Garudayaksa FC, PSS Sleman, dan PSGC Ciamis.
Di sisi timur, Grup G terdiri dari Persebaya Surabaya, PSBS Biak, dan Kendal Tornado FC. Grup H diisi Persik Kediri, Persis Solo, dan Deltras FC, sementara Grup I dihuni Persijap Jepara, Madura United, dan Persela Lamongan. Di zona timur kedua, Grup J diisi Bali United FC, Barito Putera, dan Persiba Balikpapan; Grup K diisi PSM Makassar, Persipura Jayapura, dan De Red FC; serta Grup L dihuni Arema FC, Isenmulang Kalteng FC, dan Rans Nusantara FC.
Piala Liga Indonesia terakhir digelar pada musim 2018/2019, ketika PSM Makassar menjadi juara. Kembali digelarnya kompetisi ini menandai revitalisasi ajang domestik di bawah manajemen baru I.League, dengan struktur yang lebih terstruktur dan wilayah yang jelas untuk meminimalkan perjalanan jauh dan meningkatkan daya tarik lokal.















