Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Thailand dalam final FIFA ASEAN Cup 2026, Sabtu, 3 Oktober 2026, di Jakarta. Kedua tim sama-sama melaju tanpa kekalahan di fase grup, dengan Indonesia unggul dalam produktivitas serangan dan Thailand lebih solid di pertahanan. Indonesia mencatat dua kemenangan dan satu imbang, mencetak 11 gol tanpa kehilangan poin, sementara Thailand meraih dua kemenangan dan satu kekalahan, dengan tujuh gol dicetak dan hanya sekali kebobolan.
Indonesia membungkam Singapura dan Bangladesh, sementara hasil imbang didapat dari Malaysia. Di sisi lain, Thailand mengalahkan Pakistan dan Vietnam, tetapi takluk dari Filipina. Dari sisi pencetak gol, Mitchell Baker menjadi mesin gol Indonesia dengan lima gol, menyusul Rizky Ridho, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Luke Vickery, Justin Hubner, dan Kevin Diks yang masing-masing mencatatkan satu gol. Sementara itu, Teerasak Poeiphimai menjadi pencetak gol terbanyak Thailand dengan dua gol, didukung oleh Chaiyaphon Otton, Iklas Sanron, Jude Soonsup-Bell, dan Sarach Yooyen yang masing-masing menyumbang satu gol.
Dari sisi pertahanan, Thailand unggul dengan dua clean sheet dan hanya kebobolan sekali, sementara Indonesia juga mencatat dua clean sheet, tetapi kebobolan dua kali—keduanya terjadi dalam kemenangan 9-2 atas Bangladesh. Kedua tim sama-sama menunjukkan konsistensi, namun perbedaan gaya bermain jelas: Indonesia mengandalkan serangan berlapis, sementara Thailand lebih mengutamakan ketatnya pertahanan dan efisiensi.
Pelatih John Herdman menekankan target utama: meraih trofi pertama bagi Indonesia di ajang ini. Sementara Thailand, yang pernah meraih gelar di masa lalu, berusaha memanfaatkan pengalaman dan ketajaman di depan gawang untuk menghentikan dominasi fisik dan postur tinggi para pemain Garuda. Final ini bukan hanya soal statistik, tapi juga soal sejarah, ambisi, dan harapan jutaan suporter yang menanti momen bersejarah.















