Home Serba Serbi Tekno Ancaman Worm AI Muncul, Perintah Berbahaya Menyebar Sendiri

Ancaman Worm AI Muncul, Perintah Berbahaya Menyebar Sendiri

Sumbawanews.com,- OpenAI mengungkap celah keamanan baru pada model AI-nya yang memungkinkan perintah berbahaya menyalin dan mereplikasi diri secara otomatis dari satu respons ke respons lain, mirip cara kerja worm komputer. Temuan ini ditemukan pada 27 Juni 2026 melalui sistem uji internal GPT-Red dan diumumkan resmi pada 25 September 2026. Serangan yang disebut self-replicating prompt injection ini memanfaatkan instruksi tersembunyi yang disisipkan dalam teks, lalu secara pasif menyalin dirinya ke dalam output AI, sehingga menyebar ke interaksi berikutnya. Contohnya, AI yang diminta membalas email dalam bahasa Spanyol juga secara otomatis menyertakan perintah berbahaya yang sama ke dalam balasannya, yang kemudian bisa terus menyebar jika diterima oleh AI lain.

Selain melalui pesan teks, OpenAI juga mengidentifikasi potensi penyebaran melalui dokumen file, di mana instruksi manipulatif disimpan secara permanen dalam file baru yang dihasilkan AI. Dalam skenario multi-hop, AI secara bertahap dipengaruhi oleh serangkaian perintah terselubung yang mengubah arah tugasnya sesuai keinginan penyerang. Meski mekanisme ini berpotensi menimbulkan risiko besar, OpenAI menegaskan bahwa serangan ini belum pernah terjadi di luar lingkungan simulasi internal mereka. Sebagai respons, perusahaan telah mengintegrasikan pola penyalinan instruksi ini ke dalam sistem pengujian rutin GPT-Red untuk memperkuat deteksi dan pencegahan di masa mendatang.

Previous articleMitchell Baker Borong Lima Gol, Timnas Indonesia Tembus Final ASEAN Cup 2026
Next articleIndonesia Menang 9-2, Malaysia Ajukan Pertanyaan Resmi ke FIFA Soal Tambahan Waktu