Home Berita Internasional Seoul dan Kyiv Berselisih soal Kesepakatan Rahasia Pemindahan Tawanan Korea Utara

Seoul dan Kyiv Berselisih soal Kesepakatan Rahasia Pemindahan Tawanan Korea Utara

Sumbawanews.com,- Perselisihan diplomatik memuncak antara Korea Selatan dan Ukraina setelah kedua negara saling menyangkal keberadaan kesepakatan rahasia terkait pemindahan dua tentara Korea Utara dari Ukraina ke Korea Selatan. Seoul menuduh Kyiv melanggar kesepakatan kerahasiaan yang disepakati sebelumnya, sementara pemerintah Ukraina tegas menegaskan bahwa kesepakatan semacam itu tidak pernah ada.

Kantor Kepresidenan Korea Selatan menyatakan “penyesalan mendalam” atas pengungkapan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tentang pemindahan dua tawanan tersebut dalam pidatonya di Majelis Umum PBB pada 23 September 2026. Seoul menilai pengungkapan itu sebagai pelanggaran serius, karena transfer dilakukan atas permintaan Kyiv sendiri yang khawatir menghadapi tekanan domestik akibat kehilangan alat tawar dalam kemungkinan pertukaran tawanan perang Ukraina. Pemerintah Korea Selatan menambahkan, kerahasiaan diperlukan demi keselamatan tawanan dan keluarga mereka yang masih berada di Korea Utara, serta untuk menghindari dampak diplomatik dan keamanan di Semenanjung Korea.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengonfirmasi bahwa pihaknya dan Kyiv memang sepakat merahasiakan transfer itu, dan menyebut tindakan Zelenskyy sebagai langkah yang “sangat disesalkan”. Namun, Kyiv membantah keras adanya perjanjian rahasia, menyatakan bahwa pemindahan dilakukan melalui dialog langsung tanpa ikatan formal. Seoul juga mengaku telah menerima pemberitahuan sebelumnya bahwa Zelenskyy akan menyebut isu ini, tetapi menilai informasi yang diberikan Ukraina terlalu umum dan tidak memadai untuk menghindari kebocoran publik.

Kontroversi ini memperuncing ketegangan antara dua sekutu yang sebelumnya bermitra dalam penanganan tawanan perang asal Korea Utara yang ditangkap di wilayah Kursk, Rusia, dan kemudian dipindahkan ke Korea Selatan. Kedua negara kini saling menyalahkan, tanpa ada bukti independen yang menguatkan versi mana yang benar.

Previous articleIndonesia Berpeluang Raih Dua Emas Bulu Tangkis di Asian Games 2026
Next articleDr. Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad, Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun