Sumbawanews.com,- Di Asian Games 2026, Indonesia berada di ambang kejayaan bulu tangkis setelah dua pasangan sekaligus melangkah ke final. Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menang dominan 21-11, 21-14 atas unggulan pertama Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, di Lapangan 1 Ichinomiya City Gymnasium, Senin (28/9/2026), dan berhak maju ke final. Di waktu yang sama, ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga lolos setelah mengalahkan unggulan pertama China, Feng Yan Zhe/Huang Dongping. Kedua kemenangan ini membuka peluang besar bagi Indonesia meraih dua emas sekaligus dari cabang bulu tangkis.
Leo/Daniel kini menunggu pemenang laga semifinal lain antara pasangan China, Liang Weikeng/Wang Chang, dan rekan senegaranya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Jika Fajar/Shohibul menang, maka akan tercipta All-Indonesian Final di ganda putra—mirip dengan kejadian di Asian Games 2018 ketika Marcus Gideon/Kevin Sanjaya mengalahkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Rekor Indonesia di ganda putra Asian Games sangatlah kuat: delapan kali juara, meski terakhir kali menang pada 2018.
Sebelumnya, Indonesia sudah mengamankan satu emas dari bulu tangkis lewat beregu putra yang menang dramatis 3-2 atas China di final. Moh Zaki Ubaidillah (Ubed) menjadi pahlawan dengan kemenangan penentu di laga kelima. Kini, selain Leo/Daniel dan Amri/Nita yang sudah di final, masih ada Alwi Farhan yang bertarung di sektor perorangan putra, serta Fajar/Shohibul yang masih berpeluang melaju ke final ganda putra.
Dengan tiga pasangan Indonesia di babak final—dua ganda dan satu perorangan—bulu tangkis Indonesia berada di puncak kejayaan di Asian Games 2026, siap mengukir sejarah baru setelah delapan tahun menunggu juara ganda putra.















