Sumbawanews.com,- Delegasi Indonesia meninggalkan ruang sidang secara serentak saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB di Markas Besar PBB, New York, pada Kamis, 24 September 2026. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Israel terhadap Palestina, dan mendapat apresiasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam, menyatakan bahwa langkah tersebut mencerminkan konsistensi Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak penjajahan. Ia menekankan bahwa sikap ini perlu diperkuat dengan langkah politik lebih lanjut, termasuk kemungkinan boikot. Selain Indonesia, lebih dari 70 negara lain juga melakukan walk out, sementara sejumlah delegasi seperti Yordania dan Mesir tidak hadir di tempat duduk sebelum Netanyahu naik ke podium. Aksi tersebut terekam kamera dan menjadi viral di media sosial, dengan para delegasi berdiri dan meninggalkan ruangan secara tertib saat nama Netanyahu diumumkan.















