Home Berita Olah Raga Tekanan Meningkat, Tiga Pelatih Premier League Terancam Dipecat

Tekanan Meningkat, Tiga Pelatih Premier League Terancam Dipecat

Sumbawanews.com,- Musim Premier League 2026-27 baru berjalan beberapa pekan, tetapi tekanan sudah menggila bagi tiga pelatih utama: Roberto De Zerbi (Tottenham Hotspur), Michael Carrick (Manchester United), dan Álvaro Arbeloa (Fulham). Ketiganya menghadapi awal musim yang suram, dengan hasil buruk yang tak sejalan dengan investasi besar klub maupun ekspektasi fanatik, meski belum ada yang dipecat hingga kini.

Roberto De Zerbi, yang sukses menyelamatkan Tottenham dari degradasi musim lalu, kini terjebak dalam krisis. Dari lima laga di semua kompetisi, Spurs hanya mengumpulkan dua poin: imbang tanpa gol melawan Nottingham Forest dan Everton, serta kalah dari Brentford, Newcastle United, dan Aston Villa. Tim asuhan De Zerbi juga tersingkir dari Carabao Cup, sementara klub menghabiskan 365 juta euro (Rp6,5 triliun) untuk merekrut pemain baru. Performa yang datar dan kurangnya konsistensi membuat posisinya semakin rapuh.

Michael Carrick, yang sempat menjadi penyelamat Manchester United sebagai pelatih sementara musim lalu, kini menghadapi tantangan jauh lebih berat. United kalah dari Hull City, Manchester City, dan Brighton & Hove Albion. Meski menang besar atas Ipswich Town dan Sabah FK, kemenangan itu tak mampu menutupi kelemahan mendasar di lini pertahanan dan serangan. Kekurangan penguatan strategis membuat Carrick semakin dipertanyakan, terutama jika hasil buruk berlanjut di laga-laga mendatang.

Sementara itu, Álvaro Arbeloa, yang menggantikan Marco Silva di Fulham, langsung terjebak dalam badai. Tiga kekalahan beruntun—termasuk kalah dari Chelsea dan Crystal Palace—membuatnya berada di bawah tekanan besar. Meski hasil imbang melawan Liverpool dan Manchester United sempat memberi sedikit napas, posisinya masih belum aman. Silva sebelumnya dikenal mampu menjaga stabilitas Fulham, sehingga kegagalan Arbeloa dalam mempertahankan performa tim menjadi sorotan tajam.

Dengan 11 pelatih dipecat sepanjang musim 2025-26, termasuk dua di bulan sebelum Oktober, Premier League kembali menunjukkan betapa rapuhnya jabatan pelatih di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Bagi De Zerbi, Carrick, dan Arbeloa, dua atau tiga laga ke depan bisa menjadi penentu nasib karier mereka.

Previous articleTimnas Indonesia Buka Laga FIFA ASEAN Cup 2026 Lawan Singapura di SUGBK
Next articleIndonesia Tambah Dua Perunggu, Klasemen Terpuruk di Peringkat 17