Home Berita Olah Raga Medali Perak untuk Perempuan yang Tak Pernah Menyerah

Medali Perak untuk Perempuan yang Tak Pernah Menyerah

Sumbawanews.com,- Pembalap sepeda asal Afghanistan, Fariba Hashimi, meraih medali perak di nomor road race putri Asian Games 2026 pada Selasa, 22 September, di Aichi-Nagoya, menjadi simbol keberanian bagi jutaan perempuan yang terus berjuang melawan segala bentuk penindasan. Dengan medali pertama Afghanistan di ajang tersebut sejak 2002, Fariba, 23 tahun, bukan hanya menjadi atlet putri Afghanistan pertama yang menyabet medali Asian Games dalam dua dekade, tetapi juga suara bagi mereka yang dilarang bermimpi.

Dalam unggahan Instagramnya, Fariba mempersembahkan medali itu untuk “jutaan perempuan yang mendambakan kebebasan dan kesetaraan.” Ia menulis, “Ini untuk kalian,” merujuk pada perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia yang tetap mengejar impian meski dihadang rintangan. “Kalian bisa melempar batu, kalian bisa mencoba menghentikan saya, tetapi kalian tidak bisa menghentikan seseorang yang percaya pada tujuannya,” tegasnya.

Fariba meninggalkan Afghanistan pada 2021 setelah Taliban kembali berkuasa, dan melanjutkan latihan serta karier atletiknya di Italia. Di balik kemenangannya, ia menyebut dirinya tidak berjuang sendirian—ia membawa dukungan, keberanian, dan harapan banyak perempuan di setiap pedalannya. Ia finis di posisi kedua, kalah tipis dari pembalap China, Guo Li, yang merebut emas.

Di akhir unggahannya, Fariba mengucapkan terima kasih kepada federasi, tim, keluarga, dan semua pihak yang mendukung perjalanannya. Medali perak itu bukan sekadar prestasi olahraga—ia adalah pernyataan bahwa mimpi tak bisa dipadamkan, bahkan ketika dunia berusaha membungkamnya.

Previous articleCristiano Ronaldo Akui Tak Lagi Mampu Main 90 Menit Penuh di Timnas
Next articleTijjani Reijnders Pindah ke Arab Saudi Demi Jamin Masa Depan Keluarga