Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia menyiapkan skuad terkuatnya untuk FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menarik 12 pemain yang berkarier di luar negeri, menjadi komposisi terbanyak dalam sejarah keikutsertaan Garuda di turnamen resmi FIFA. Pelatih John Herdman memilih 23 nama untuk menghadapi turnamen yang akan dimulai pada 25 September 2026, dengan 12 di antaranya berasal dari klub-klub top Eropa, Australia, dan Amerika Serikat. Pemain-pemain ini menjadi tulang punggung strategi tim dalam menghadapi lawan-lawan berat di Grup A: Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Dari 12 pemain abroad tersebut, Emil Audero dan Maarten Paes menjadi pilihan utama di posisi kiper, masing-masing membela Rayo Vallecano dan Ajax Amsterdam. Di lini belakang, Elkan Baggott (Millwall), Justin Hubner (Fortuna Sittard), Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), dan Dean James (Go Ahead Eagles) menjadi andalan. Lini tengah diisi Joey Pelupessy (Lommel SK) dan Calvin Verdonk (Lille), sementara serangan dipercayakan kepada Ole Romeny (Fortuna Sittard), Luke Vickery (Macarthur FC), dan Mitchell Baker (Georgetown). Luke Vickery, penyerang Macarthur FC, menjadi sorotan khusus karena masuk dalam daftar meski persaingan di lini depan sangat ketat.
Absennya sejumlah pemain kunci seperti kapten Jay Idzes yang cedera saat membela Sassuolo, serta Sandy Walsh, Miliano Jonathans, Adrian Wibowo, Mees Hilgers, Marselino Ferdinan, dan Shayne Pattynama, menjadi tantangan tersendiri bagi Herdman. Namun, keberadaan pemain-pemain berpengalaman di liga-liga profesional dunia dianggap mampu menutupi kekurangan tersebut. Pengamat sepak bola Bung Ropan menilai, kehadiran 12 pemain abroad bukan sekadar simbol, tapi modal strategis yang membedakan Timnas Indonesia dari edisi-edisi sebelumnya.
Bung Ropan juga mengingatkan agar keberadaan pemain-pemain asing tidak membuat tim kehilangan fokus. Ia menekankan bahwa meski peringkat FIFA Indonesia lebih tinggi, semua lawan di Grup A harus diwaspadai, terutama Bangladesh yang kerap menjadi tim pengejut. “Harus fokus, harus berhati-hati, tidak boleh menganggap enteng semua lawan termasuk Bangladesh,” ujarnya. Target jelas diemban tim: setelah kegagalan di Piala AFF, Herdman menegaskan bahwa tujuan utama di FIFA ASEAN Cup 2026 adalah meraih gelar juara.
Pertandingan pembuka Timnas Indonesia akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 25 September 2026 melawan Singapura. Laga kedua melawan Malaysia dijadwalkan pada 28 September, dan penutup fase grup menghadapi Bangladesh pada 1 Oktober 2026. Dengan kombinasi pengalaman internasional dan semangat juang, Garuda siap menorehkan sejarah baru di pentas FIFA.















