Sumbawanews.com,- Persija Jakarta akan bertemu Java United FC pada pekan ketiga Super League 2026-2027, Sabtu, 19 September 2026, pukul 19.00 WIB, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Laga ini menjadi kandang bagi Persija meski tanpa dukungan langsung Jakmania, akibat sanksi dari Komdis PSSI yang melarang klub menggelar dua laga kandang di tiga wilayah berbeda. Pelatih Shin Tae Yong memastikan persiapan tim berjalan normal, meski lokasi pertandingan dipindahkan dari Jakarta.
Persija datang ke laga ini dengan dua kemenangan beruntun: menang 1-0 atas Borneo FC Samarinda dan menaklukkan Persib Bandung 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Meski demikian, Shin Tae Yong memperingatkan para pemain agar tidak terlena. Ia menilai Java United memiliki mobilitas tinggi dan harus diwaspadai, terutama lewat penyerang Gustavo Almeida—mantan pemain Persija yang kini memperkuat tim tamu. Almeida dianggap sebagai ancaman potensial bagi lini belakang Macan Kemayoran.
Java United sendiri masih mencari kemenangan perdana di musim ini. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC di laga pembuka, tim asal Bali itu kalah 2-3 dari Persita pada laga kedua. Dengan catatan tersebut, Java United datang ke Bali dalam posisi tanpa poin, sementara Persija berambisi memperpanjang rentetan kemenangan menjadi tiga kali berturut-turut.
Shin Tae Yong menekankan bahwa fokus tim tetap pada permainan, bukan pada lokasi atau kehadiran penonton. “Persiapan dilakukan secara normal sesuai dengan rencana dan jadwal yang biasa dijalankan oleh tim,” ujarnya, dikutip dari I.League pada Jumat, 18 September 2026. Ia menekankan, tanpa dukungan Jakmania, para pemain harus lebih solid dan disiplin secara taktis untuk menghindari kesalahan yang bisa dimanfaatkan lawan.















