Sumbawanews.com,- Manchester United akan menghadapi Fulham pada matchday keenam Premier League, Minggu (20/9) pukul 22.30 WIB di Craven Cottage, dalam kondisi terpuruk setelah menelan dua kekalahan beruntun. Tim asuhan Michael Carrick gagal meraih poin dalam dua laga terakhir: kalah 0-1 dari Manchester City di Old Trafford, lalu ditaklukkan 2-3 oleh Brighton & Hove Albion di Carabao Cup. Kondisi ini menempatkan Setan Merah di posisi ke-13 klasemen, dengan hanya satu poin dari empat laga, sekaligus tereliminasi dari ajang Piala EFL.
Fulham, yang saat ini bertengger di posisi ke-18, tak jauh lebih baik. Tim asuhan Álvaro Arbeloa hanya mengumpulkan satu poin dari empat laga, hasil dari imbang 0-0 melawan Liverpool, sementara tiga kekalahan lainnya datang dari Chelsea, Sunderland, dan Crystal Palace. Namun, ketiga kekalahan itu semuanya berjarak satu gol, menunjukkan daya juang tinggi dan ketahanan mental yang tak bisa diabaikan. Kemenangan 3-2 atas West Ham di Carabao Cup juga membuktikan bahwa Fulham mampu tampil agresif bahkan saat di bawah tekanan.
Secara head-to-head, Manchester United masih mendominasi: dari 23 pertemuan sebelumnya, MU menang 17 kali, lima kali berakhir imbang, dan hanya sekali kalah. Namun, dalam situasi saat ini, statistik masa lalu bukan jaminan. Setan Merah butuh ketenangan dan fokus penuh untuk menghentikan tren buruk, sementara Fulham justru bermain dengan semangat bebas tanpa beban. Laga ini bukan sekadar upaya menyelamatkan reputasi, tapi juga ujian nyata ketahanan mental tim yang tengah berjuang keluar dari jurang kekalahan.















