Sumbawanews.com,- Gelandang Timnas Spanyol, Rodri, resmi bergabung dengan Barcelona pada bursa transfer musim panas 2026, setelah tujuh tahun membela Manchester City. Dengan nilai transfer 65 juta poundsterling (Rp1,5 triliun) dan kontrak tiga tahun, pemain peraih Ballon d’Or 2024 dan juara Piala Dunia 2026 itu memilih Camp Nou sebagai tujuan karier berikutnya, meski sempat mendapat tawaran langsung dari Real Madrid.
Sebelum memutuskan berlabuh ke Barcelona, Rodri menerima panggilan telepon pribadi dari pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, yang secara aktif merayunya untuk bergabung. Mourinho tidak hanya menawarkan peran strategis di tengah lapangan, tetapi juga memperlakukan Rodri dengan penghormatan khasnya sebagai salah satu bintang terbesar sepak bola dunia. Meski menolak tawaran Los Blancos, Rodri tak lupa menghubungi kembali Mourinho untuk menyampaikan apresiasi atas ketertarikan dan cara dia memperlakukan dirinya.
Dalam wawancara dengan Mundo Deportivo pada 16 September 2026, Rodri mengatakan, “Jose Mourinho secara terbuka mengatakan bahwa kami melakukan panggilan telepon? Menurut saya itu bukan gayanya untuk mengungkapkan percakapan pribadi, tetapi dia secara jelas menyatakan keinginannya agar saya bergabung dengan klub (Madrid) dan memberi tahu apa yang bisa saya berikan untuk tim. Dia memperlakukan saya dengan sangat baik.” Ia menambahkan, “Ketika saya membuat keputusan, saya meneleponnya untuk berterima kasih atas ketertarikannya dan cara dia memperlakukan saya. Menurut saya dia adalah pelatih yang luar biasa, dan dia telah membuktikannya di setiap klub tempat dia berada dalam kariernya yang spektakuler.”
Keputusan Rodri untuk memilih Barcelona—rival abadi Real Madrid—menjadi salah satu transfer paling mengejutkan dalam sejarah sepak bola Spanyol, sekaligus menandai babak baru dalam karier sang gelandang bertahan yang kini menjadi tulang punggung timnas Spanyol dan salah satu pemain paling dicari di Eropa.















