Sumbawanews.com,- Persita Tangerang gagal meraih tiga poin penuh setelah ditahan imbang 1-1 oleh PSIM Yogyakarta pada laga pembuka BRI Super League 2026/2027, Sabtu (5/9/2026), di Stadion Sultan Agung, Bantul. Tim tamu unggul lebih dulu lewat gol Luquinhas pada menit ke-49, sebelum Savio Sheva menyamakan kedudukan untuk Persita lewat sepakan jarak jauh di menit ke-84. Pertandingan berlangsung sengit, dengan PSIM meningkatkan tekanan di 20 menit terakhir, sementara Persita memiliki peluang emas dari Pablo Ganet yang tak dimaksimalkan.
Pelatih Persita, Carlos Pena, mengaku kecewa karena timnya hampir meraih kemenangan. Ia menilai performa skuadnya sudah cukup baik, terutama mengingat sejumlah pemain baru langsung diberi kesempatan tampil di laga perdana. Bek kanan berusia 19 tahun Aep Nursofyan dan Dion Markx, yang baru bergabung tiga hari sebelum laga, keduanya turun sebagai starter. “Kami tidak begitu senang karena seharusnya sudah dekat dengan kemenangan. Dua puluh menit terakhir memang PSIM melakukan push ke depan yang sedikit membuat kami kesulitan mengontrol. Kami juga dapat peluang bagus dari Pablo,” ujar Pena.
Di sisi lain, Mario Jardel, yang ikut mengawal tim, menyambut hasil seri ini dengan rasa syukur. “Tentunya dari pemain kami sangat bersyukur, Alhamdulillah bisa mendapatkan hasil seri ini. Pertandingan ini tidak mudah karena ini pertandingan pertama. Kita hampir saja mencuri tiga poin. Tapi inilah sepak bola. Apa pun hasilnya tetap kita syukuri,” ucapnya.
Persita kini bersiap menghadapi Java United FC di Banten International Stadium, Serang, pada 13 September 2026 pukul 15.30 WIB, dalam laga kandang pertama mereka di musim ini.















