Sumbawanews.com,- Real Madrid kalah 0-1 dari Real Betis dalam lanjutan Liga Spanyol, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Troy Parrott pada menit ke-81, sebuah momen yang menyentuh sejarah: pemain yang pernah dilatih Jose Mourinho justru menjadi algojo tim yang kini dipimpinnya.
Parrott, yang baru masuk sebagai pemain pengganti empat menit sebelum gol, memanfaatkan rebound dari tendangan sudut untuk melesakkan bola ke gawang Real Madrid. Kemenangan ini menjadi pukulan telak bagi Mourinho, yang sebelumnya pernah memberinya debut profesional di Tottenham Hotspur pada 2019, saat Parrott baru berusia 17 tahun.
Mourinho pernah mengkritik sikap mental Parrott di masa muda, mengatakan bahwa sang striker sering bermain dengan rasa tidak percaya diri, seolah “tidak seharusnya berada di sana.” Namun, dalam wawancara tahun 2020, Mourinho mengakui bahwa perubahan pola pikir Parrott membuatnya berkembang pesat. “Ini adalah proses. Dan sejauh ini, semuanya berjalan sangat, sangat baik,” ujarnya waktu itu.
Kini, setelah dipinjamkan ke lima klub dan dijual permanen ke AZ Alkmaar pada 2024, Parrott pindah ke Real Betis pada musim panas 2026 dengan harga 16 juta euro. Musim lalu, ia mencetak 16 gol dari 28 penampilan di Eredivisie—rekor terbaiknya. Golnya di Santiago Bernabéu bukan sekadar kemenangan, tapi pembuktian bahwa murid yang pernah diragukan kini menjadi ancaman nyata bagi sang guru.
Real Madrid melepaskan 20 tembakan dalam laga ini, namun gagal membuahkan gol. Sementara Parrott, dengan satu sentuhan, mengubah segalanya.















