Sumbawanews.com,- Mikel Arteta tertawa saat diminta memberi komentar atas julukan “S.E.E.K.” untuk trio lini serang Arsenal—Bukayo Saka, Eberechi Eze, dan Kai Havertz—dalam konferensi pers jelang laga melawan Chelsea pada akhir pekan ini. Wartawan yang mengusulkan nama itu membandingkannya dengan julukan “JP Morgan” untuk trio penyerang Chelsea: Cole Palmer, Joao Pedro, dan Morgan Rogers. Arteta mengaku tak menyangka permainan kata itu akan sejauh ini, sambil mengakui bahwa Arsenal tak mendapat tambahan pemain depan signifikan di bursa transfer musim panas 2026.
Musim ini, Arsenal justru kehilangan sejumlah penyerang andalan: Gabriel Martinelli hengkang ke Al Hilal, Gabriel Jesus pindah ke Barcelona, Leandro Trossard bergabung dengan Besiktas, dan Ethan Nwaneri juga dilepas. Satu-satunya rekrutan baru di lini depan adalah Christos Tzolis, yang didatangkan untuk memperkuat sayap kiri. Sementara itu, rival-rival utama seperti Chelsea, Liverpool, dan Manchester City justru berinvestasi besar untuk memperkuat serangan mereka.
Beberapa target utama Arsenal gagal direkrut: Morgan Rogers memilih Chelsea, Vinicius Junior tetap bertahan di Real Madrid, dan Julian Alvarez tak tertarik bergabung ke Emirates Stadium. Di tengah keterbatasan ini, Arteta tetap percaya pada kualitas pemain yang tersisa, meski tekanan untuk memperkuat lini depan terus menghantui.
Arteta sendiri tak menampik bahwa Arsenal berada di posisi yang lebih sulit dibandingkan para pesaing, namun ia menegaskan komitmennya untuk mempertahankan gelar Liga Inggris—meski tanpa tambahan bintang baru di musim ini.















