Sumbawanews.com,- Timnas voli putra dan putri Indonesia telah memasuki fase final persiapan menjelang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, dengan keyakinan tinggi untuk meraih target delapan besar. Boy Arnez dan Maradanti Namira Tegariani (Rara) menyatakan bahwa tim telah menjalani pelatihan intensif selama sebulan, termasuk uji coba melawan tim-tim internasional seperti Kamboja, serta membangun chemistry yang solid. Tim putra datang dengan modal kuat setelah menjuarai AVC Men’s Volleyball Cup 2026 di India, sementara tim putri telah mengikuti sejumlah pertandingan internasional sebelumnya sebagai bagian dari persiapan.
Boy Arnez menegaskan bahwa seluruh aspek—fisik maupun mental—telah digembleng habis-habisan, dan kini fokus berpindah ke penyesuaian strategis di lapangan. “Kita persiapannya udah cukup lama juga, sudah sebulan. Untuk chemistry tim kita sudah solid, tinggal membenahin kesalahan-kesalahan di game. Tapi kita optimis bisa main baik nanti di Asian Games,” ujarnya. Senada, Rara menyatakan tim putri sudah siap secara teknis dan psikologis, dengan pengalaman bertanding di ajang internasional menjadi landasan utama kepercayaan diri.
Di fase grup, tim putra Indonesia tergabung di Grup B bersama Iran, Thailand, dan Kirgistan, sementara tim putri berada di Grup A bersama Jepang dan Nepal. Kedua tim sepakat menetapkan target realistis: lolos ke delapan besar terlebih dahulu. “Tahap pertama masuk 8 besar dulu ya. Lalu nanti dari 8 besar kita pikir lagi buat masuk ke babak berikutnya. Step by step dulu,” kata Rara.
Pelatih tim putra, Reidel Toiran, telah mengarahkan serangkaian latihan terstruktur yang mencakup analisis lawan, pemulihan fisik, dan simulasi pertandingan. Dengan dukungan penuh dari Emtek Media sebagai mitra penyiaran resmi Asian Games 2026, seluruh upaya timnas voli Indonesia kini berfokus pada eksekusi taktis di lapangan, bukan sekadar ambisi besar.















