Sumbawanews.com,- Mees Hilgers resmi bergabung dengan Heerenveen pada 31 Agustus, memicu kekecewaan mendalam dari mantan pelatih klub itu, Gertjan Verbeek. Verbeek, yang pernah menangani Heerenveen sebagai pemain dan pelatih, secara terbuka menyatakan keraguan terhadap karakter Hilgers, menyebutnya sebagai sosok yang “tidak bisa dipercaya” karena cara ia menangani kontraknya dengan FC Twente musim lalu. Ia menyoroti sikap Hilgers yang absen berhari-hari selama masa konflik kontrak, membandingkannya dengan mantan striker Heerenveen, Afonso Alves, yang juga dikenal karena masalah disiplin.
Verbeek menegaskan bahwa jika ia masih menjabat sebagai pelatih Heerenveen, ia tidak akan pernah merekrut Hilgers—bahkan di era kepemimpinan mantan presiden klub, Riemen van der Velde, sekalipun. Menurutnya, keputusan klub mendatangkan Hilgers bertentangan dengan nilai-nilai dasar Heerenveen, yang menekankan keandalan dan komitmen. Ia mengakui tidak mengetahui alasan pasti di balik ketidakhadiran Hilgers selama masa kritis, tetapi menekankan bahwa absen tanpa penjelasan di awal musim adalah tanda bahaya yang tidak bisa diabaikan.
Konflik Hilgers dengan FC Twente sempat memicu intervensi asosiasi pemain sepak bola Belanda, setelah klub membekukan sang pemain karena menolak memperpanjang kontrak. Kini, meski telah resmi menjadi bagian dari skuad “De Superfriezen”, Hilgers terus menjadi bahan perdebatan di balik layar, terutama di kalangan pihak yang menghargai integritas di atas segalanya.















