Sumbawanews.com,- Pada Minggu, 23 Agustus 2026, final Kejuaraan Dunia BWF 2026 berlangsung di Indira Gandhi Arena, dengan China mengirim tiga wakil ke partai puncak, sementara Indonesia gagal melangkah lebih jauh setelah ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah kalah di semifinal. Pasangan Indonesia itu tak mampu menghentikan laju unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, dengan skor 22-20, 14-21, 20-22. Ini memperpanjang puasa gelar Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF sejak Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan meraih titel ganda putra pada 2019.
China menjadi kekuatan dominan di final, dengan tiga pasangan unggul: Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping di ganda campuran, Liu Sheng Shu/Tan Ning di ganda putri, dan Liang Wei Keng/Wang Chang di ganda putra. Sementara itu, Jepang dan Korea Selatan masing-masing mengirim dua wakil, dengan Kodai Naraoka dan Akane Yamaguchi mewakili Jepang, serta An Se-young dan Baek Ha-na/Lee So-hee untuk Korea Selatan. Prancis menyumbang dua finalis di ganda campuran (Thom Gicquel/Delphine Delrue) dan tunggal putra (Alex Lanier), sementara Malaysia melaju lewat Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang mengalahkan pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae dengan skor 21-17, 18-21.
Rangkaian final dibuka pukul 14.30 WIB, dengan pertandingan pertama antara Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping melawan Thom Gicquel/Delphine Delrue. Pertandingan lainnya mencakup Liu Sheng Shu/Tan Ning vs Baek Ha-na/Lee So-hee, Kodai Naraoka vs Alex Lanier, An Se-young vs Akane Yamaguchi, serta laga ganda putra paling dinanti: Aaron Chia/Soh Wooi Yik melawan Liang Wei Keng/Wang Chang. Semua laga final disiarkan langsung melalui Vidio, memungkinkan penonton di Indonesia menyaksikan perjalanan para juara dunia baru.















