Sumbawanews.com,- CEO Atletico Madrid Miguel Ángel Gil Marín menyatakan bahwa Julian Álvarez mendapat saran buruk dari sekitarnya yang mendorongnya meminta pindah pada musim panas 2026. Meski striker asal Argentina itu secara terbuka menyampaikan keinginan meninggalkan klub lewat wawancara dengan ESPN pada Juni lalu, Atletico menegaskan komitmennya untuk mempertahankan pemain berkontrak hingga 2030 itu. Barcelona disebut sebagai tujuan utama Álvarez, namun upaya mereka untuk merekrutnya gagal setelah Atletico menolak tawaran sekitar 100 juta euro dan menutup pintu negosiasi. Klub ibukota Spanyol bahkan melaporkan dugaan pendekatan tidak etis dari Barcelona ke FIFA dan RFEF. Gil Marín menekankan bahwa Álvarez adalah salah satu pilar utama tim, sekaligus profesional yang luar biasa, dan Atletico akan terus mendampinginya untuk mencapai potensi maksimalnya. Ia juga menyindir bahwa Álvarez saat ini tidak dikelilingi oleh penasihat terbaik. Pernyataan Gil diduga mengarah pada agen Álvarez, Fernando Hidalgo, yang kemudian merespons lewat media sosial dengan kalimat: “Jangan pernah bertanya kepada seorang pembohong mengapa ia berbohong, karena untuk menjelaskannya, ia harus berbohong lagi.” Atletico akan kembali bertanding melawan Villarreal di pekan kedua LaLiga pada Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB, dengan Álvarez diprediksi kembali masuk skuad setelah absen di laga pembuka.















