Sumbawanews.com,- Persebaya Surabaya menjalani pemusatan latihan di Thailand dari 18 hingga 27 Agustus 2026, memperkuat kekompakan tim setelah meraih enam kemenangan dan satu imbang dalam tujuh laga terakhir di Indonesia. Tim yang diasuh Bernardo Tavares ini berfokus pada pembangunan ikatan antarpemain yang lebih erat, dengan menjadikan lingkungan latihan di Thailand sebagai ruang interaksi 24 jam bagi seluruh skuad. Hasil impresif di tanah air—termasuk kemenangan atas Persija Jakarta, PSMS Medan, Arema FC, Persib Bandung, dan Penang FC—menjadi dasar kuat untuk mempertajam strategi di luar negeri. Pelatih Bernardo Tavares menekankan bahwa kebersamaan seperti keluarga menjadi kunci utama menghadapi tekanan kompetisi, terutama saat menghadapi masa-masa sulit.
Dalam laga terakhir di Indonesia, Persebaya bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang sebelum melanjutkan rangkaian kemenangan beruntun. Tavares menilai bahwa keberadaan tim di Thailand memungkinkan para pemain untuk saling mengenal lebih dalam di luar lapangan, bukan hanya saat latihan atau pertandingan. “Ketika berada di Indonesia, terkadang kami hanya bertemu saat latihan dan pertandingan. Di sini, para pemain bersama hampir 24 jam. Situasi seperti ini membuat hubungan antarpemain lebih mudah terbangun,” ujar Tavares. Ia menambahkan, kekompakan tim yang kuat menjadi fondasi utama untuk meraih hasil maksimal di kompetisi mendatang.
Pemusatan latihan ini juga menjadi bagian dari persiapan menyeluruh menjelang lanjutan kompetisi, dengan fokus pada intensitas latihan, taktik tim, dan kesiapan mental. Meski belum ada kepastian mengenai penuhi kuota 11 pemain asing, fokus utama tim tetap pada sinergi dan solidaritas internal. Bonek, pendukung setia, menanti langkah konkret dari Bajul Ijo yang kini tengah membangun fondasi tak terlihat—kepercayaan, kebersamaan, dan semangat keluarga.















